Kekompakan Bapak-Ibu guru dalam Apel peringatan hari Santri

Kota Mojokerto – pada Selasa (22 Oktober 2019) MAN KOTA MOJOKERTO mengadakan apel pagi untuk memperingati Hari Santri Nasional. Apel pagi tersebut diikuti oleh sebagian siswa-siswi, guru, staff tata usaha MAN Kota Mojokerto, serta para pegawai Kemenag Kota Mojokerto. Apel pagi dimulai sekitar pukul 06.49–08.30. Seluruh siswa memakai busana yang seragam yaitu atasan berwana putih dan bawahan berwana gelap yang menunjukan rasa kekompakan MAN KOTA MOJOKERTO.

 Apel pagi ini dipimpin oleh kepala madarasah Drs.Bagus setiaji,M.Pd. Dalam kesempatan ini, beliau menyampaikan beberapa pesan untuk para peserta upacara khususnya siswa-siswi MAN Kota Mojokerto. 

Beliau menyampaikan bahwa pesantren merupakan pendidikan sikap kodrat dengan sikap yang bijak. Kesadaraan harmoni kebangsaan para santri yang khidmat dan jauh dari keluarga. Selain membentuk pribadi penuh santun, pesantren juga menekankan kemandirian.

Beliau juga menyampaikan bahwa kita akan menghadapi zaman modern yang menyebabkan menipisnya keiman pada diri kita. Maka dari itu kita harus memberikan perisai sejak dini. Perisai yang baik agar keimanan pada diri kita tidak mudah terpengaruh oleh hal buruk diluar sana. Salah satu caranya adalah melalui pesantren maupun sekolah yang berorientasi ilmu agama, seperti MAN Kota Mojokerto. (red:Aldi dan Avan)